Minggu, 11 Desember 2016

BACKPACKING MURAH PHUKET – BANGKOK, THAILAND 6 HARI 6 MALAM (6D6N): HARI KETUJUH (21 AGUSTUS 2016)



Hari:   Pertama   Kedua   Ketiga   Keempat   Kelima   Keenam




Tidur di Snooze Lounge Transfer E Terminal 2

Selesai salat, kami berjalan ke suatu tempat di terminal 2. Rencananya kami ingin mencari kursi tidur seperti yang kami dapati saat akan berangkat ke Thailand tempo hari. Namun, saat sedang mencari-cari itu, kami menemukan Snooze Lounge Transfer E Terminal 2. Kami pun memutuskan untuk masuk meskipun kami tidak tahu apakah kami memang berada di area transfer yang sama karena informasi transfer belum muncul di layar informasi.

Baca juga:
PENGALAMAN TRANSIT DAN MENGINAP DI BANDARA CHANGI, SINGAPURA (SINGAPORE)

Ah, rupanya semua kursi dan kursi tidurnya sudah ditempati. Kami akhirnya merebahkan diri kami di lantai yang berkarpet tebal itu. Kami lihat ada satu orang bule di pojokan tengah tertidur pulas. Semakin lama, semakin banyak bule yang tidur di lantai di sekeliling kami. Ini tentunya menimbulkan rasa lega karena jika berbanyak ria seperti ini tentu akan semakin aman.

Saat itu para suami menghilang entah kemana. Katanya mau mengisi air minum. Dan ketika kembali, rupanya mereka membawa mi cup instan yang dibeli dari Suvarnabhumi tadi sore. Hahaha. Keren juga. Mereka menemukan tempat pengisian air panas di dekat Nursery/Baby Care Room. Alhamdulillah.

Belum kenyang, para suami memutuskan untuk membeli mi lagi di supermarket, tapi rasanya tak begitu enak. Rasanya, ingin makan lagi mi cup ala Thailand tadi. Hiks.

mesin air panas gratis di bandara changi
Tempat pengisian air panas
di dekat Nursery/Baby Care Room

Selesai makan, para suami mengatakan bahwa lebih baik kita mengambil tas di Left Baggage terlebih dahulu agar besok tak perlu lagi ribet mengambil barang dan bisa langsung naik pesawat. Selain itu, kan lumayan tasnya bisa dipakai sebagai bantal.

Baca juga:
CARA MENITIPKAN BARANG/TAS DI LEFT BAGGAGE CHANGI AIRPORT

cara menitipkan barang di left baggage bandara changi
Left Baggage

Selesai mengambil tas, kami segera tidur karena sudah dini hari dan kami juga sudah sangat mengantuk. Lumayan, enak juga lho tidur di lantai ramai-ramai seperti ini. Apalagi dalam keadaan super capek. Dan senangnya lagi, para suami sudah tidak marah jadi kami bisa tidur dengan perasaan lega.

Kami terbangun sekitar pukul lima pagi dalam keadaan masih tergeletak di lantai dan segera melaksanakan salat Subuh meskipun badan masih malas untuk diajak bangun. Selesai salat dan membersihkan diri seadanya di toilet, kami segera menuju ke mesin pemindai untuk melihat dimana gate kami. Kami segera bergegas menuju gate yang tertera di mesin itu, dan setelah kami tiba di sana ternyata gate kami masih tutup karena sesuai jadwal, memang gate baru akan dibuka sekitar pukul 07.00.

Suami kembar A dan B memanfaatkan momen tersebut untuk tidur di lantai, sementara si kembar lebih memilih untuk duduk di mesin pemijat kaki untuk merilekskan diri.

merilekskan diri dengan pijat kaki di bandara changi

Pukul 07.30 waktu setempat, gate akhirnya dibuka dan kami segera melakukan boarding. Saat kami menunggu pesawat lepas landas, sekitar pukul delapan hujan mulai turun meskipun tidak deras. Perjalanan berjalan mulus tanpa turbulensi berarti dan akhirnya kami berhasil mendarat dengan selamat di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya sekitar pukul 09.30.



Hari:   Pertama   Kedua   Ketiga   Keempat   Kelima   Keenam




Artikel terkait:

CARA MEMESAN TIKET PESAWAT DI TRAVELOKA

CARA NAIK MASS RAPID TRANSIT (MRT) DI SINGAPURA (SINGAPORE)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar